Komoditi

Perdagangan komoditi pada tahun-tahun belakangan ini marak dan menjadi perhatian para investor disamping perdagangan produk yang sudah ada sebelumnya yaitu Forex dan Index Saham.

Perdagangan komoditi yang dilakukan mengacu pada pasar komoditas berjangka di Amerika Serikat yang relatif besar, meliputi :

- Chicago Board of Trade (CBOT)
- Chicago Merchantile Exchange (CME)
- Commodity Exchange (COMEX)
- Finansial Instrument Exchange (FINEX)
- Index abd Option Market (IOM)
- Internasional Monetary Market (IMM)
- Kansas City Board of Trade (KCBT)
- New York Cotton Exchange (NYCTN)
- New York Futures Exchange (NYEE)
- New York Merchantile Exchange (NYMEX)
- Philadelpia Board of Trade (PBOT)

Perdagangan komoditi adalah perdagangan atas segala sesuatu yang memiliki nilai, dengan kualitas yang seragam dan diproduksi dalam kuantitas yang besar oleh banyak produsen. Dalam pengertian ini adalah produk yang diperdagangkan melalui mekanisme bursa berjangka.

Produk komoditi yang diperdagangkan meliputi hasil pertanian, hasil perkebunan, dan hasil pertambangan antara lain :

1. Wheat (gandum)
2. Corn (jagung)
3. Soybean (kacang kedelai)
4. Rough Rice (beras)
5. Cocoa (coklat)
6. Crude Palm Oil (minyak kelapa sawit)
7. Sugar (gula)
8. Coffe (kopi)
9. Silver (perak)
10. Oil (minyak mentah)

Manfaat utama dari perdagangan komoditi di bursa berjangka adalah sebagai lindung nilai (hedging) terhadap transaksi fisik yg dilakukan nasabah, dengan modal minimal yang cukup rendah. Selain pelaku langsung dari perdagangan fisik komoditi, fluktuasi harga dari produk komoditi dapat menjadi alternatif perdagangan bagi spekulan yang ingin meraih keuntungan dari adanya perubahan harga atas produk komoditi yang diperdagangkan tersebut.

TOP